Bolehkah aku merindu dalam batas kewajaran yang merindu
Bolehkah aku menunggu dalam rindu yang membiru
Bolehkah aku berharap pada rindu yang kian samar merajut
terang
Dan bolehkah aku memintamu untuk terus memberi terang pada
rindu agar ia segera pulang
Berjalan pada lintasan biru yang melaju berirama
Merekam semua jejak yang kian menjadi gemuruh
Pada rindu dan segelas kopi kunikmati senja diantara daun
yang berguguran
Pada harmoni tercipta nada pengobat rinsu
Kau adalah kesederhanaan yang selalu hadirkan rindu
Getir getir lirih meresah pada sepeninggalan senja yang
beranjak menutup mata
Sisakan jingga yang terkenang dalam ketakutan yang membeku
Sekedar ingin tau, aku terpesona akan rindumu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar